Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2022

L

 Entah kenapa kalo badan lagi gaenak tuh bawaannya melow banget, mau nangis mulu rasanya, apakah ini respon tubuh dan hormon aku?  Kalo badan lagi sakit, hati bawaannya juga sakit, seolah saling berhubungan satu sama lain, pengen pulang tapi kepikir anak-anak gimana.  Lelah banget, pengen istirahat, belakangan aku ngerasa kegiatanku mulai bikin aku stres, walaupun aku masih bisa handle tapi rasanya aku kaya butuh seseorang yang bisa aku jadikan sandaran.  Kaya hidup aku jadi tulang punggung, padahal aku tulang rusuk. Jujur, pengen nangeeees, karna hati udh sesak banget rasanya, tapi ini disekolah masa aku nangis didepan anak-anak.  Padahal sakit juga cuma bapil biasa, tapi ngerasa lagi lebay banget, aku juga mulai ngerasa aku ga seru, apakah karena tekanan pekerjaan?  Butuh seseorang yang bisa mendengarkan, mengayomi, melindungi, merangkul dan memeluk saat letih. 

Keluarga

Keluarga Didalam rumahku  Hiduplah keluargaku  Ayah dan ibuku  Serta saudara-saudaraku  Kan kukisahkan tentang mereka satu persatu  Ayahku  Adalah lentera yang menerangi hariku  Tak pernah pupus dan lekang oleh waktu  Lengannya yang kokoh terus melindungiku  Peluhnya untuk setiap jalanku  Lelahnya untuk mempersiapkan masa depanku  Yang selalu menenangkan hatiku Apalagi jika ibu marah padaku Walau irit bicaranya tapi aku tahu ayah pasti sayang padaku  Ibuku  Adalah perempuan yang paling kusayangi Darinya aku belajar menjadi diri sendiri  Kasih sayangnya tak terbilang detik, menit ataupun hari  Yang selalu hadir menemani  Yang menyemangati ketika sepi Yang tidak pernah absen sepanjang hari  Yang menghangatkan hati  Walaupun ketika marah aku seringkali takut sendiri  Tapi aku tahu itu semua karna dia amat menyayangi Ibu, tahukah dirimu tidak ada yang lebih kusyukuri  Karena memilikimu dalam ...

Perjuangan

 Perjuangan  Pada satu waktu  Kutelusuri makna berjuang dalam buku  Lalu kutemukan satu dari seribu  Yang mengajarkan makna itu  Dalam gelap dan terang  Para pahlawan terus berjuang  Melepaskan diri dari rantai penjajahan  Yang mengekang negeri berabad-abad lamanya  Setiap peluh yang mengalir  Menjadi bukti yang terukir  Setiap darah yang jatuh  Menjadi bukti dari negeri yang ingin utuh  Dalam gelap dan terang yang terus berganti  Mereka menanti  Sebuah kejayaan untuk negeri  Yang akan menjadi rumah untuk anak cucu nanti Setiap usaha yang beradu dengan doa  Mereka lepaskan dengan suka cita  Dengan harapan akan negeri yang merdeka  Yang mereka usahakan dengan payah, cita dan cinta  Perjuanganku dan mereka mungkin tak sama  Tapi baktiku sepanjang masa  Kan kuteruskan perjuangan ini  Walau harus melawan bangsa sendiri  Menghidupkan kembali  Identitas kita yang l...

Krisis

Entah kenapa Lambat laun semakin jarang cerita kita  Yang biasa kita bagi dengan suka  Kini seakan menghilang diantara riuh rendahnya manusia  Apakah sudah selesai Kisah yang belum pernah dimulai  Hanya meninggalkan cerita yang belum usai  Yang menggantung di antara harap yang tercerai berai  Pikirku kita butuh waktu  Untuk kembali merenungkan siapa aku pun dirimu  Tapi canda tawa itu selalu kurindu  Walau harus kututup dengan sendu  Sedih sudah pasti  Berat pun mengiringi  Hati yang butuh tambatan ini  Mulai bertanya-tanya dimana akhir semua ini  Galau yang terus berlanjut  Menjadikan nyaliku seringkali ciut  Pada takdir yang terus memojokkanku Pada ucapan orang tentang hidupku Kenapa harus aku dengarkan  Perkataan yang terus berulang   Yang membuatku terus terpikirkan  Akan dia yang kan kutemui di masa depan  Salam kangen  Dari aku yang menantimu Xoxo