Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2023

Ibu

Ibuku, teman perempuanku satu-satunya didalam rumah. Dengannya biasa ku berkeluh kesah. Menangis dipeluknya, atau tertawa karenanya.  Ibuku, yang hatinya sungguh lembut, yang tuturnya seringkali membuatku rindu. Kepadanya aku seringkali mengadu.  Ibu, dirimu yang tidak pernah menyusahkan anak-anakmu membuatku berpikir sudahkah aku berbakti kepadamu? Pernahkah kau sakit hati oleh ucapanku? Oleh tingkah lakuku?  Ibu, kebaikan yang selalu kau ajarkan kepadaku, kini kuterapkan dalam keseharianku. Membuatku terus berniat, bahwa aku berharap kebaikan yang kulakukan ini untuk dirimu. Agar kelak ketika aku sedang tak bersamamu, dan kau butuh bantuan akan ada orang lain yang membantumu menjadi perantaraku.  Ibu, mungkin sedikit banyak wajahku menyerupai bapak, tapi tak sadarkah kau bahwa sifatku hampir persis dirimu? Aku seperti melihat fotokopi dalam dirimu. Tak pernah marah, hatinya senantiasa lapang, polos dan selalu tersenyum. Mungkin begitu beberapa teman melihatku....

Interconnectedness

Hidungku basah, seolah menanti untuk bersimbah. Mataku panas, mencoba menahan luapan yang akan segera terhempas. Ingin merintih, namun aku berada pada tempat dan waktu yang tidak tepat.  Seperti yang selalu kukatakan, aku sudah baik-baik saja. Sudah kuserahkan segala kepada Yang Kuasa. Biar kini giliran Dia yang mengerahkan sisanya.  Hatiku sudah ikhlas, walau terkadang perih seringkali terasa. Beberapa waktu ke belakang bahkan dadaku terasa sakit, mungkinkan itu yang kau sebut bergemuruh?  Pernahkah kau merasa bahwa kita ini saling terhubung? Entah karna pikiran kita atau karna magnet yang ada dalam qalbu kita. Terkadang aku seperti merasa begitu.  Tapi rupanya keterhubungan itu tak bisa kita utarakan, hanya mencoba untuk merasakan, bahwa saat itu, saat aku terpikirkan dirimu kaupun begitu. Entah ini keinginan, harapan atau ternyata sebuag teori yang benar adanya.  Kata interconnectedness belakangan ini terus tertempel di kepalaku. Aku juga seringkali merasa ji...

Do'a

Apakah kau adalah jawaban?  Dari setiap doa yang kupanjatkan Apakah kau adalah jawaban?  Dari setiap tangisan di malam yang tenang Di malam yang syahdu  Aku terus bersimpuh  Meminta datangnya cahaya pada jiwa yang rapuh  Meminta kekuatan pada Tuhan yang satu  Malam itu segalanya terasa menenangkan Hatiku damai dalam pelukan  Jiwaku senang, itu yang kuinginkan  Penuh oleh sebuah kenikmatan akan sebuah peribadahan  Yang hanya untuk-Nya kupersembahkan  Segala doa sudah terlangitkan  Segala hajat telah terlisankan  Segala keinginan sudah tertumpahkan  Luruh tak bersisa bersama segala kerendahan dan ketakutan