Waktu

Ah betapa cepatnya waktu 

Tak pernah aku menang melawan yang satu itu 

Ia selalu bergerak maju 

Sedang aku terkadang perlu mundur satu 

Untuk kemudian menarik napas dan melihat gambaran besar pada hidupku 


Yang kau lihat kuatku 

Karna tak mau ku tunjukkan kelemahanku 

Pada siapapun lawan bicaraku 

Karena hanya Dia lah yang paling paham mengenai diriku 


Kakiku yang beradu tak pernah sepi dari langkah yang padu 

Yang terus melaju seiring doa ayah ibuku 

Yang terus berjalan hingga ujung waktu 

Sampai kemudian kutemukan diriNya pada diriku 



Komentar